Cerita Sex Gadis Bernama Liska

Cerita Sex Gadis Bernama Liska

Kumpulan Cerita DewasaCerita Sex Gadis Bernama Liska

Nama saya adalah anak laki-laki yang baru saja memasuki kelas tiga di sekolah menengah, saya tinggal di sebuah kota kecil. Tapi itu tidak membuat saya menjadi pribadi, selain itu, saya dapat mengatakan bahwa saya juga seorang pria tampan dengan sikap atletis. Di sekolah saya menjadi salah satu dari banyak anak lelaki yang didekati oleh banyak siswa cantik, tetapi sejauh ini saya belum memiliki pacar.

Saya lebih suka dunia mobil, saya melewatkan kehidupan sehari-hari saya di bengkel untuk memodifikasi sepeda motor atau yang lainnya. Walaupun terkadang ayah saya sering memarahi saya karena saya pikir hobi saya tidak berguna, tetapi karena ibu saya sering memarahi ayah saya jika dia memarahi saya, akhirnya saya bisa diam saja, saya dekat dengan ibu saya karena saya adalah anak tunggal dari saya Orang tua yang mengajari saya kesederhanaan.

Meski begitu, sebagai pemuda, saya akan sering mendengar cerita dari teman-teman saya dan menjelajahi Internet. Lagipula, aku ingin tahu atau hanya tahu hal-hal seperti itu, terutama banyak teman yang sering berbicara tentang tindakan mesum mereka dengan pasangan mereka, kadang-kadang aku menjadi ejekan mereka karena mereka belum berkencan.

Kadang-kadang saya pikir saya harus punya pacar, tetapi bagaimana saya bisa keluar jika saya belum menemukan seorang gadis yang saya pikir adalah pasangan yang baik? Akhirnya, saya hanya bisa merawat sepeda saya, terlepas dari sejarah atau cerita orang dewasa lainnya. Sampai suatu hari saya bertemu dengan seorang gadis di sebuah toko dekat garasi saya.

Singkatnya, saya akan berkenalan dengannya dan, memang, dia bukan penduduk asli di sini. Tapi seorang gadis yang sedang menikmati liburannya, dan juga seorang mahasiswa, jadi aku akan berbohong jika aku juga seorang mahasiswa. Nama Liska berbeda dengan gadis di kota ini, Liska sangat seksi dengan dukungan penampilannya sehingga ia sering mengenakan pakaian seksi.

wajahnya begitu cantik mirip banget dengan artis sinetron yang saat ini sedang naik daun. Kami sering jalan bareng aku dengan mudahnya dapat berkenalan dengan tante liska yang merupakan saudara mamanya dan diapun seorang janda yang tinggal sendirian, karena itu liska dekat dengan tantenya itu, dari yang aku lihat dia begitu manja pada tantenya seperti pada mamanya sendiri bahkan dengankupun dia menjadi dekat karena tante memang begitu supel.

Seperti malam ini aku berniat jalan bareng dengan Giska, dan kamipun sudah janjian untuk pergi ke sebuah cafe dan nonton malam ini. Dan aku tidak menyangka kalau aku bakalan kepergok teman-teman satu sekolahku pas di depan pintu bioskop ” Hai Ren… wah ternyata kamu dah ada gebetan.. boleh kenalan ..SMU mana?” Cerocos Ibra temanku, aku lihat Liska tersenyum sambil menjabat tangan semua teman-temanku.

Baca juga : Cerita Sex Tante Sedang Orgasme

Saat itu juga Liska tahu kalau aku masih seorang pelajar SMU, merasa aku bohong padanya diapun segera meninggalkan aku yang masih termangu di depan teman-temanku. Tapi akhirnya akupun mengejar Liska yang mulai ngambek padaku, hampir saja aku tidak bisa membujuknya untuk pulang bersamaku tapi akhirnya diapun mau. Sampai di depan rumah tantenya Liska langsung masuk tapi aku tetap membuntutinya dengan maksud untuk meminta maaf.

Tanpa aku sadari Liska masuk dalam kamarnya dan dengan berani akupun ikut masuk, ketika Liska menelungkup di atas kasurnya sat itu juga berkali-kali aku meminta maaf “Liska aku nggak bermaksud bohongi kamu.. aku sudah berencana ingin memberitahu kamu..” Dan tetap saja Liska menangis sesenggukan karena itu akupun bermaksud untuk segera pergi dari tempat itu, namun begitu sampai di pintu kamarnya.

Tiba-tiba Liska memeluk tubuhku dari belakang, akupun terhentak di buatnya ” Putra aku sayang kamu..” Dengan perlahan aku membalikan tubuhku lalu aku menunduk untuk melumat bibir seksinya, awalnya aku hanya ingin mengecupnya tapi ternyata Liska lebih agresif dia melumat bibirku bahkan dengan lembut dia mengulumnya membuatku bergairah saja, layaknya dalam cerita ngentot kamipun semakin berani apalagi tante belum datang.

Dengan penuh gairah Liska mengulum bibirku bahkan dia berani memegang kontolku. sambil terus meremasnya bahkan kemudian dia membungkukan tubuhnya lalu dengan cepatnya dia lepas celanaku dan nampaklah kontolku yang sudah membesar “Aaaaaaauuuuwww….. oooouuugghh… ooouugghhhh…” Teriakku ketika Liska mulai melumat kontolku dalam mulutnya, aku merasakan kenikmatan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.

Gerakan tangan yang lincah serta mulut yang tidak berhenti memainkan kontolku, membuat aku mendesah berulang kali aku yakin kalau Liska bukan pertama kali melakukan adegan layaknya dalam cerita ngentot ini ” OOooouuuuggghhh…. aaaaggghhhhh…. ooooouuuugggggghhhh….. oooouuugghhhhh…. aaaaaaagggggghhhhhh….” Desahku menikmati kuluman liar pada kontolku dan aku hanya bisa melihat apa yang dilakukan Liska padaku.

sampai akhirnya dia kembali berdiri lalu dengan isyarat dia menyuruhku untuk terlentang di atas tempat tidurnya. Saat itulah bagai anak kecil aku menurut saja yang di katakan Liska padaku, saat aku terlentang dengan tegangnya kontolku membesar lalu aku lihat Liska melepas seluruh pakaiannya, kemudian dia menindih tubuhku sambil berusaha memasukkan kontolku pada lubang memeknya.

Aku hanya terdiam karena Liska sudah begitu fasih melakukan hal itu, tatkala dia berhasil memasukkan kontolku diapun menggoyang pantatnya di atas tubuhku. sambil meliuk-liuk bagai cacing kepanasan “OOOOoouuugggghh… eeeeeuuuuuummmppphhh…. aaaaaagggghhhh….. aaagggghh.. Ren..dra… aaaaaku… saaa. yang.. kamu… aaagggggggghhh..” Desahan Liska membuatku semakin bergairah saja.

karena itu akupun bergerak di bawah tubuhnya berusaha mengimbangi gerakan tubuh Liska ” Ooooouuggghh….. aaaaaaaaggggghhh…. Gis….. aaa…. ku…… aaaagggggghhhh….. aaaaaggghhh…. ” Aku merasa seakan mau menumpahkan sesuatu yang mengalir dan menyatu pada selangkanganku, Liska semakin mempercepat gerakannya hingga akhirnya crooooootttt crooot sesuatu yang hangat tumpah dari dalam kontolku.

Memenuhi memek Liska yang berada di atas tubuhku namun dia mempererat dekapannya hingga kontolku menyelinap masuk dalam memeknya. Berkali-kali pula dia menciumku lalu aku dengar dia berbisik ” kamu puas sayaaang…” Aku mengerti maksudnya dengan mesra aku kecup keningnya dan melumat bibir seksinya tanpa mengucapkan kata-kata apapun, apalagi aku merasa kecapekan tapi kamipun saling peluk di atas tempat tidur Liska hingga malam semakin larut.

Related posts